02 Juni 2020 | Dilihat: 92 Kali
Polymerase Chain Reaction (PCR) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kaltim Beroprasi  
noeh21
NuStar - Kaltim
Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi meresmikan pengoperasian Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kaltim, Selasa (2/6/2020).

Peresmian sekaligus pengoperasian PCR Labkesda Kaltim ditandai dengan pemotongan pita oleh Wagub Hadi Mulyadi didampingi Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa'bani dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi Muhammad Ishak. 

Terhadap pengoperasian PCR milik UPTD Labkesda Provinsi Kaltim, Wagub Hadi Mulyadi sangat bersyukur dan meyakini tambahan peralatan kesehatan ini mampu mempercepat penanganan virus corona (Covid-19) di Benua Etam, Kalimantan Timur. 

"Ini sebuah kemajuan di laboratorium kesehatan kita.

Dimana, PCR ini melengkapi laboratorium bio molekuker untuk pemeriksaan virus corona. Semoga ini mempercepat pekerjaan-pekerjaan kita," kata Hadi Mulyadi. 

Keberadaan alat kesehatan ini lanjut Hadi, mendukung analisis proses pertumbuhan, perkembangan, penyebaran, pelandaian bahkan penurunan angka penularan dan penderita Covid-19 terpantau secara baik. 

Sebab selama ini diakui Wagub Hadi, untuk pemeriksaan virus corona di Kaltim harus mengirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya hingga memerlukan waktu lama dan biaya cukup besar. 

"Jadi secara efektifitasnya atau model matematisnya tidak tepat, sebab cost dan ada jeda waktu.

Itulah kita harus mensyukuri alat ini
Selain waktu dan biaya, juga bisa digunakan deteksi penyakit lain serta dimanfaatkan jangka waktu lama," jelasnya. 

Sementara Kepala UPTD Labkesda Agus Joko Praptomo menyebutkan PCR ini mampu melakukan tiga kali running (pagi, siang dan sore) dan sekali running bisa memeriksa 92 sampel. 

"Minimal dua kali running sehari dan hari Sabtu kami tetap melakukan pelayanan, khusus pemeriksaan virus corona. Untuk pemeriksaan mandiri sebesar Rp1,9 juta per sampel. Itu sudah mendapat subsidi dari pemerintah," ungkap Agus Joko. 

Hadir Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin, Kasi Mutu Kaspianoor, Dokter Spesialis Patologi dr Yetty Fauzia, Kasi Pelayanan Ratnawati serta jajaran Labkesda Provinsi Kaltim. (nustar.tea