18 Juli 2020 | Dilihat: 355 Kali
Mendagri Optimis Dibalik Pandemi Covid-19 Ada Hikmah Dari Allah SWT Untuk Kaltim
noeh21
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian
NuStar - Balikpapan
Dalam rangka kunjungan kerja rapat koordinasi persiapan Pilkada Serentak 2020 dan pengarahan Gugus Tugas Covid-19 di Kalimantan Timur, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan pesan optimis kepada Pemda dan masyarakat untuk tetap semangat berpartisipasi dalam Pilkada Serentak karena Ia yakin dibalik pandemi Covid-19 ada hikmah dari Allah SWT untuk Kalimantan Timur.

"Banyak hiburan malam di Jakarta, itu ada namanya diskotik, club malam, panti pijat plus plus dan seterusnya. Digrebek sama polisi, digrebek sama Sat Pol PP, tidak kelar-kelar. Begitu dikasi Covid-19 pada sepi sendiri pak. Semua jadi orang baik, stay at home, itu kekuasaan Allah SWT, ada hikmah dibalik itu, konteks di Kaltim pasti ada juga manfaatnya," tuturnya pada rapat koordinasi di Novotel Hotel Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.

Namun, dalam konteks Pilkada serentak 2020 dengan mencontohi kesuksesan Pemilu Korea Selatan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Partisipasi meningkat di Korea Selatan karena mereka menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang mampu menangani dampak negatif sosial-ekonomi dari pandemik Covid-19.

"Mereka ingin ada pemerintahan yang kuat. Pilkada ini juga harus begini, mereka menggunakan hak pilihnya untuk pemerintah yang kuat yang bisa menangani Covid-19," terangnya.

Tak kalah penting, salah satu point utama yang ingin disampaikan Mendagri sebagai ialah untuk bergerak cepat memonitoring kesiapan seluruh anggaran untuk kelancaran Pilkada baik kesiapan dana NPHD serta protokol kesehatan Covid-19.

"Ini Sumatera sudah hampir separuh pak, Indonesia Timur sudah hampir semua, Sulawesi juga sudah hampir semua," pungkasnya.

Mendagri juga memberikan peringatan untuk tidak main-main dengan pelanggaran Pilkada dan juga tidak terjadi pasca-operasi tangkap tangan (OTT) sehingga ada stabilitas politik. OTT misalnya apabila kepala daerah berhalangan dalam pemerintahan maka wakil kepala daerah melaksanakan semua tugas-tugas kepala daerah, kecuali beberapa tugas yang diatur seperti mutasi harus izin Mendagri.

"Kalau ada pelanggaran Pilkada jangan main-main kita akan serius," tegasnya. (jt)