13 Juni 2020 | Dilihat: 189 Kali
Kepala BNN Kaltim Undang Pemprov di Hani 2020
noeh21
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi bersama Kepala BNN Kaltim dan staf
NuStar - Kaltim
Masalah maraknya peredaran Narkoba di Kaltim menjadi perhatian Wagub Kaltim Hadi Mulyadi dan Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Iman Sumantri, ketika keduanya bertemu di ruang kerja Wagub Kaltim, Rabu (10/6) 

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Brigjen Pol Iman Sumantri yang baru menggantikan Brigjen Pol Raja Haryono, mengakui Kaltim merupakan salah satu daerah rawan peredaran Narkoba meski berada di posisi 23. “Meski berada diposisi 23, Kaltim merupakan daerah rawan Narkoba karenanya harus ada kerjasama untuk menuntaskan dalam pencegahan peredaran Narkoba di Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.

Bersama Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah, Bina Ampera Bukit, Brigjen Pol Iman Sumantri secara khusus mengundang Pemprov Kaltim pada Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2020.

Terkait undangan BNN Kaltim, Wagub Hadi Mulyadi menjanjikan akan hadir selain itu ia akan melaporkan kegiatan BNN Kaltim ke Gubernur Kaltim Isran Noor. Menurut Hadi, Narkoba musuh bersama karenanya semua elemen masyarakat harus diajak agar Narkoba apapun jenisnya bisa hilang di Kaltim.
                
Penindakan tegas aparat hukum selama ini, ujar Hadi Mulyadi memberi efek terhadap pelaku pengedar dan pemakai. Namun, ia mengakui usaha pengedar untuk menjual barang haram ini tak pernah berhenti bahkan sudah nekad. “Kita memang harus kerja keras dan tegas dalam memberantas Narkoba, karena jika dibiarkan Narkoba akan marak yang dampaknya menghambat pembangunan, karenanya saya setuju sekali dengan tindakan tegas aparat keamanan yang memberantas Narkoba,” sebut Hadi Mulyadi sambil menyebutkan hasil operasi aparat keamanan selama ini yang menangkap bandar sabu. (nustar.team)