27 Mei 2020 | Dilihat: 66 Kali
Solusi Ekonomi Ditengah COVID-19, Pemkab Sangihe Seriusi Budidaya Rumput Laut
noeh21
Bupati Jabes Gaghana (paling kanan) ketika memanen rumput laut di desa Rendingan.
NuStar - Sangihe
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tengah menyeriusi budidaya rumput laut yang sementara di kembangkan di beberapa wilayah di kepulauan Sangihe.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME dalam bincang-bincang santai dengan sejumlah wartawan.
Selasa, (26/5/2020).
Menurut Gaghana, dirinya mendorong hal ini juga dijadikan sebagai salah satu solusi masyarakat Sangihe yang kehilangan lapangan kerja ditengah pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) saat ini.

“Kita memprogramkan untuk penanaman rumput laut.

Budidaya rumput laut menjadi alternatif solusi penguatan dan peningkatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini, seperti yang sudah dilakukan di desa Rendingan, Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng),” ujar Gaghana
Lanjut Gaghana, budidaya rumput laut di desa Rendingan sudah berjalan sekira tujuh bulan, dan minggu lalu dirinya berkesempatan memanen rumput laut tersebut.

“Budidaya rumput laut ini awalnya dirintis seorang prajurit TNI AL yang bertugas di Pangkalan AL Tahuna, Sersan Dua (Serda) Rulis.

Usaha ini dia lakukan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pesisir dalam program Pembinaan Potensi Maritim Kekuatan Nasional TNI AL,” sambungnya.

Bupati Gaghana menuturkan bahwa panen rumput laut di desa Rendingan yang sempat dihadirinya merupakan kesekian kalinya setelah panen perdana pada 13 April lalu.
Pada panen perdana itu mereka memproduksi sebanyak 9 ton rumput laut basah dan ada 600 kg rumput laut kering mereka jual ke Manado dengan harga dikisaran 7000 rupiah per kilonya.

“Budidaya rumput laut ini memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Permintaan rumput laut di pasaran terbilang tinggi, dan tentu ini akan kita kembangkan dan tingkatkan,” ungkap Gaghana.

Dia juga menegaskan, kawasan budidaya rumput laut di desa Rendingan harus dijadikan kawasan khusus.

“Saya harap kawasan tersebut bisa dijadikan area khusus.

Sebisa mungkin ada batas-batas agar perahu dengan mesin tidak lagi lewat untuk menghindari kerusakan akibat tumpahan minyak,” tandasnya
Dalam rangka perluasan sentra budidaya di Sangihe, Bupati Gaghana mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan Danlanal Tahuna dalam rangka mencari lokasi baru yang cocok untuk pembudidayaan rumput laut.

“Dalam pengembangan kedepan, kita akan melihat area dan lokasi baru dengan dukungan Danlanal bersama jajaran untuk mendampingi petani kita,” ujarnya.

Sementara itu, Danlanal Tahuna Letkol Laut Yulis Siburan MTr Hanla MM, mengapresiasi keseriusan Bupati Jabes Gaghana yang mendukung penuh upaya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui budidaya rumput laut baik yang sudah ada di desa Rendingan, maupun di area-area baru yang akan dirintis pemerintah daerah.

“Kita akan tetap berupaya maksimal untuk membantu mengembangkan budidaya rumput laut yang sudah ada, maupun di area-area baru yang nantinya dibuka oleh pemerintah. 

Karena budidaya rumput laut ini bisa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rakyat, sekaligus sebagai cadangan komoditi logistik masyarakat,” ujar Danlanal Siburan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sangihe, Djamaluddin Manoppo pun turut mengungkapkan dukungannya terkait hal uang dilakukan Pemkab Sangihe.

Manoppo mengatakan akan membantu mencari peluang pemasaran.

“Supaya nanti para petani di desa Rendingan bisa menikmati hasil dari budidaya rumput laut ini,” tukas Manoppo. (team)