12 Juni 2020 | Dilihat: 137 Kali
Catut Nama Mendagri Tito Karnavian Janjikan Angkat ASN
noeh21
NuStar - Medan
Yayasan Lembaga Fakta Hukum Indonesia (YLFHI) mendapat informasi terkait adanya calo calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan honor menjadi PNS dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan sigap Ariani selaku Kaperwil YLFHI Sumatera menghubungi langsung staff Kemendagri untuk mencari kebenaran akan informasi tersebut.

Menurut Ariani ada seorang calo yang mengurus honorer diangkat menjadi ASN dan untuk meloloskan seleksi CPNS di lingkungan Mendagri sudah dikantongi nama calo berinisial HJPS dan diketahui oknum tersebut ketua LSM REPELITA.

Laporan dari Ariani Kaperwil YLFHI Sumatera Utara kepada tim ungkap fakta yuridis media restorasihukum.com menerangkan bahwa tidak pernah ada dari pihak Mendagri secara pribadi meminta uang atau dana untuk dapat meloloskan honorer diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) ataupun masyarakat yang mendaftar seleksi penerimaan ASN.

“Menurut ajudan Mendagri Tito Karnavian, laporkan jika ada yang mengaku menjual nama Tito Karnavian, memanfaatkan momen penghapusan honorer, pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN demi kepentingan pribadi dan golongan sang calo tersebut yang berani menjual nama Mendagri” ungkap Ariani.

Dari informasi yang beredar dilapangan, ditemukan adanya puluhan calon ASN dan CPNS berasal dari Sumatera Utara melakukan pengurusan dengan uang berkisaran Rp 110 juta hingga Rp 120 juta, harga tersebut diluar tiket dan akomodasi selama pengurusan Jakarta.

“kami mendesak agar Tito Karnavian selaku Mendagri meneliti dan hingga membatalkan Surat Keputusan pengangkatan honorer menjadi ASN berserta calon PNS yang berasal dari Sumatera Utara tersebut dengan dalil adanya dugaan kecurangan yang ditemukan mengandung unsur penyuapan”. terang Ariani. “Saya saja yang dekat dengan pak Tito selama 6 tahun ini tidak berani menjual namanya, bagaimana bisa oknum ketua LSM REPELITA SUMUT sebagai calo CPNS yang berinisial HJPS ini berani beraninya menjual nama pak Tito Karnavian selaku Mendagri?” Terang Ariani sambil mengirimkan video jalan paginya saat bersama Mendagri.

“Semua berkas dan data awal sudah saya teruskan ke Bareskrim mabes polri dan juga langsung ke Mendagri, kita harap dapat dilakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap semua calon PNS yang hadir saat acara bimbingan teknis di Mendagri terhadap calon PNS yang berasal dari Sumatera Utara.” Kata Ariani.

“Masyarakat dihimbau agar melaporkan jika ada calo PNS yang sudah mengambil keuntungan pribadi dari momen honorer menjadi ASN dan seleksi pengangkatan CPNS ini. Oknum bernama HJPS ini sudah saya laporankan langsung pada Mendagri Tito Karnavian berikut hasil chattingan dan foto Oknum Calo yang mengaku dekat dengan Tito Karnavian, kita akan desak terus Mendagri agar membatalkan dan mengusut dugaan kasus suap menyuap dengan dalih pengangkatan honorer menjadi ASN dan seleksi Pengangkatan CPNS tersebut, Bareskrim dan Propam mabes Polri juga sudah mendalami kasus ini untuk dilakukan penyelidikan.” Tutup Ariani. (nustar.team)